You are currently viewing Peduli dengan Bahaya Narkoba, PTP ikut serta dalam Program BNN

Peduli dengan Bahaya Narkoba, PTP ikut serta dalam Program BNN

  • Post category:News

PT. Putra Tidar Perkasa, Batam – PT. Putra Tidar Perkasa terpanggil sebagai perusahaan Jasa Pengamanan yang juga komponen masyarakat akan kondisi mengkhawatirkan terhadap bahaya narkoba terutama di Wilayah Kepri. Hal ini mendasari PT. Putra Tidar Perkasa untuk ikut serta dalam Program Anti Narkoba bekerja sama dengan BNNP Kepri.

Kegiatan ini didasari dari keprihatinan tentang darurat Narkoba yang akhir akhir ini menjadi perhatian bersama. Beberapa berita penangkapan Narkoba di Wilayah Batam serta di Wilayah lain dengan jumlah yang fantastis menjadikan pemikiran bagi Dwifung WS sebagai Pimpinan PT. Putra Tidar Perkasa. “Narkoba ini sungguh ancaman laten yang sangat merugikan dan dapat menghancurkan masa depan bangsa” tegas Direktur Utama PT. Putra Tidar Perkasa tersebut.

PT. Putra Tidar Perkasa memang sudah sedari dulu mempersyaratkan seluruh personelnya baik yang baru mendaftar maupun yang sudah bekerja sebagai Satpam dengan secara periodik melaksanakan tes medical termasuk salah satunya adalah tes bebas Narkoba. Namun Dwifung sendiri masih merasakan perlunya bekerja sama dengan pihak pihak yang seperti BNNP Kepri untuk lebih memberikan efek secara komprehensif akan dampak bahaya Narkoba.

Kamis lalu, 15 Maret 2018 bertempat di Hotel PHI Batam Center, PT. Putra Tidar Perkasa bersama beberapa perusahaan lain di Batam melaksanakan Rapat Koordinasi Sinergitas terkait rencana kerjasama yang akan dilaksanakan dengan BNNP dalam rangka memerangi Narkoba. “Ini merupakan langkah lanjutan dan akan diteruskan dengan tahap yang lebih dapat dirasakan dan dimengerti oleh seluruh personel Satpam PT. Putra Tidar Perkasa dan juga keluarga serta lingkungan sekitar tempat tinggalnya” ujar Dwifung.

PT. Putra Tidar Perkasa berkomitmen untuk bisa menjadi salah satu Duta atau Relawan Anti Narkoba

PT. Putra Tidar Perkasa bahkan telah menyiapkan nama Programnya SERSAN atau SERuan Satpam Anti Narkoba. Satpam PT. Putra Tidar Perkasa dengan jumlah hampir 2000 personel merupakan aset yang perlu dilindungi dari bahaya Narkoba dan juga harus dapat menjadi Relawan Anti Narkoba. Secara internal hal ini perlu dipikirkan dan dilakukan. Perusahaan telah melakukan kegiatan rutin MCU untuk melakukan pemeriksaan periodik namun juga perlu dipahamkan bahwa tidak hanya sekedar itu saja tetapi juga diperlukan kesadaran bahwa Narkoba itu merupakan tugas kita semua. Setelah dilakukan kegiatan internal maka akan berimbas kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Ini adalah upaya supaya jaringan Narkoba dapat diputus di level permintaan. Seperti ditegaskan Adlinsyah selaku Kasi Cegah BNNP Kepri bahwa ketika tidak ada permintaan Narkoba maka mata rantai jaringan Narkoba akan melemah dan terputus. Namun hal ini adalah tugas berat kita semua tidak hanya BNN akan tetapi membutuhkan peran aktif semua komponen masyarakat.

Dalam rapat sinergitas yang dihadiri oleh Kepala BNNP Brigjen Pol. Richard Nainggolan tersebut diselenggarakan BNNP dalam rangka menyerukan dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat terutama pihak swasta bahwa Narkoba bukanlah hanya tugas BNNP belaka namun adalah tugas kita semua seluruh lapisan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Brigjen Pol. Richard dalam kesempatan tersebut.

Setelah kegiatan rapat ini maka dari BNNP Kepri akan melakukan survei ke PT. Putra Tidar Perkasa dan selanjutnya akan dilakukan pelatihan terhadap Duta atau Relawan Anti Narkoba yang akan dikeluarkan Sertifikat dari BNN. Kemudian baru dilanjutkan penandatanganan MoU dan pelaksanaan program secara konsisten setiap periode.

PT. Putra Tidar Perkasa berkomitmen untuk bisa menjadi salah satu Duta atau Relawan Anti Narkoba dan dapat mencegah peredaran Narkoba di Wilayah Batam khususnya dan Kepri pada umumnya. ( Ry81 )

Bagikan informasi ini ke Sosial media Anda, biar mereka tahu apa yang Anda tahu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •